Selasa, 06 Oktober 2009

Hujan, menetes di bahu! 2

=============================================
Aku baru saja beranjak
lari dari dekapan malam
Yang senang menghapiriku
Dengan dongeng masa lalu.

Sudah lama sekali aku berpaling
Di balik bahu yang kaku
Yang sudah seribu hari
Terpendam dan hampir jadi debu.

Aku baru saja beranjak merangkulmu, Bukan?
Dan menari bersama di kota ini
Saat bahumu menandakan hujan!
Airnya berupa duka
Dan aku terhanyut dengan sendirinya.

Kau tak pernah kembali lagi
Sebelum aku berkata

Hanya saja, aku masih menyimpan
Hujan, dibahuku.


Untuk teman yang sudah kembali kepada-Nya

Tidak ada komentar: